Tips Agar Belajar Lebih Benar dan Lebih Menyenangkan

Oleh: Novi Tri Hartanto (Anggota Devisi Dakwah dan Penerbitan Lakpesdam Ponorogo)

Salah satu kegiatan utama siswa adalah belajar
Hampir setiap hari siswa di tuntut untuk belajar
Belajar yang benar membutuhkan ketrampilan
Ketrampilan dalam mendengar, membaca, menulis
Mencari ,mengolah dan mendengarkan informasi.

Belajar memnuntut adanya kemauan daldiri siswa,
Gabungan antara ketrampilan belajar dkemauan,
membawa belajar lebih benar dan lebih menyenangkan
(Student Now Leader Tomorrow )

Tantangan Masa Datang
Bahwa di masa datang akan terjadi banyak perubahan, kita semua maklum.Berbagai referensi mengungkapkan  prakiraan perolehan tersebut. Penggerak perubahan tersebut adalah laju perkembangan ilmu dan teknologi di satu pihak dan keterbatasan sumber-sumber kehidupan di lain pihak, serta adanya dan kemampuan manusia dalam mensiasati perobahan.

Menurut Ramalan (1990) salah satu inovasi iptek yang sangat mengagumkan adalah pengembangan dan penggunaan mikroelektronik yang berupa pengembangan peralatan yang lebih kecil,lebih murah,lebih hemat enersi,lebih hadal, dan lebih berkecepatan tinggi. Di masa dating,dampak pemanfaatan teknologi itu antara lain adalah : a) gaya hidup teknologi canggih dengan tempo yang lebih tinggi semakin meluas akibat dari meluasnya otomatisasi dan meningkatnya pemanfaatan computer pribadi ; b) akibat penggunaan teknologi computer, membawa perubahan pola hubungan di tempat kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat ; c) otomatisasi dan pengendalian jarak jauh akan meningkat menjadikan globalisasi wawasan dan berbagai kegiatan akan meluas dan membawa terjadinya perubahan kebutuhan jumlah dan mutu tenaga kerjaan; d) globalisasi dan saling ketergantungan baik nasional maupun internasional akan meningkat (Parapak, 1990).

Untuk mampu bersaing di era globalisasi, tentu di butuhkan manusia-manusia dengan criteria kualitas tertentu. Tilaar (1990) menyatakan masyarakat global menuntut dan menghargai pada kualitas, inisiatif dan kreatifitas, kerja keras serta produktifitas. Mengacu pada tantangan dunia usaha dan industri di masa dating, Harsono (1998) berpendapat perlunya tenaga yang : a) memiliki jiwa enterprenuer; b) mampu berbahasa inggris dan atau bahasa internasional yang lain; c) memiliki etos kerja yang tinggi dengan ditunjang disiplin diri ; d) tanggap terhadap setiap perkembangan teknologi,arus globalisasi dan informasi; serta e) berwawasan luas sehingga mampu berkiprah dalam komonitas global. Sementara itu dimasa dating bisnis jasa dan informasi dimasa datang tidak hanya akan memerlukan kecerdasan tinggi melainkan juga kearifan manusiawi yang tinggi pula (Soetandyo,1994), untuk itu mereka harus tetap sebagai manusia yang beriman dan berbertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Lulusan Universitas Merdeka di masa datang, di samping harus berkemampuan dalam bidang keilmuannya mereka harus pula mampu menjadi “KAKAP BESAR” yaitu Kreatif, Analisis, Kritis, dan berkemampuan meng-Ambil Keputusan. Di samping harus pula mampu Belajar sepanjang hayat, ber- Sikap positif, Aktip-disiplin, dan Rasional, karena :
a)    kreatif-analisis-kritis yang merupakan syarat dasar untuk dapat mengoptimalkan fasilitas yang tersedia dalam berbagai teknologi informatika dan computer
b)    mampu mengambil keputusan, dengan baik, benar dan bermutu,karena itulah yang menentukan keberhasilan seseorang di dalam kehidupannya.
c)    Mampu dan mau membelajarkan diri sendiri sepanjang hayat; agar supaya tangguh dalam menghadapi dan menyesuaikan diri terhadap perobahan
d)    Bersikap positif, bermotifasi tinggi, berkemampuan dalam mendapatkan,mengolah,menggunakan dan menyalurkan informasi karena berbagai informasi iptek berobah dalam waktu yang cepat,untuk itu kemampuan berbahasa (bahasa Inggris khususnya ) dan berkomunikasi merupakan kemampuan dasar yang seharusnya di miliki ;
e)    Disiplin, presisi,dan bekerja keras sebagai prasyarat untuk dapat menyesuaikan diri dalam memakai teknologi dan peralatan iptek-informasi masa datang;
f)    Berpikir rasional karena iptek (khususnya computer ) bertumpu pada unsure-unsur logika;
Kemudian apa yang dapat dilakukan mahasiswa agar dapat menjadi lulusan dengan kualitas yang seperti itu ?

Tingkatkan Kemauan Belajar
Megahnya ruang belajar, hebatnya kualitas dosen akan tidak berarti bila tidak ada kemampuan belajar dalam diri mahasiswa. Belajar hanya terjadi bila mahasiswa mau belajar (artinya dalam diri maha siswa ada kehendak,ada motifasi, ada kemauan untuk belajar ).

Kehendak belajar akan muncul, apabila mahasiswa mengetahui apa manfaat yang akan di peroleh dari hal yang akan di pelajari. Untuk itu setiap kali akan belajar, ketahui terlebih dahulu apa untungnya mempelajari hal itu. Tanyakan manfaat matabelajar kepada dosen anda. Atau buat, ciptakan sendiri dalam pikiran Anda hal-hal yang menyenangkan yang akan anda dapat dari belajar sesuatu. Misalnya, belajar bahasa inggris,pikirkan manfaat yang akan dapat anda peroleh (dapat lebih banyak manfaatkan informasi internet, sebagai modal ke luar-negeri, punya teman di Amerika, tidak lagi minder, dan lain-lain).

Mengetahui manfaat yang akan didapat, motivasi belajar akan meningkat. Motivasi yang telah muncul, harus diperkuat dengan pikiran yang bersemangat.Untuk itu buatlah aktivitas fisik yang juga bersemangat. Bagaimana mungkin, pikiran akan bersemangat, bila anda duduk loyo, bertopang dagu, bermata sayu. Semangatkan fisik anda.”pasang” mimic muka anda menjadi mimik muka orang paling cerdas, duduklah dengan percaya diri, berdirilah dengan tegap.

Semangatkan pikiran anda melalui gerakan, sikap tubuh, dan mimic wajah yang penuh energi. Bersamaan dengan itu ciptakan lingkungan belajar yang membangkitkan gairah. Bila Anda menyukai, dengarkan musik lembut sambil, pasang foto pacar (atau foto orang tua,atau foto anda sendiri waktu berhasil mendaki gunung semeru ) di meja belajar, buatlah hati anda bangga dan gembira. Pokoknya, tatalah ruang belajar anda semau anda. Yang penting anda makin krasan,gairah dan asyik untuk belajar.

Anda dituntut kreatif,mulailah dari tatanan kamar belajar anda. Anda juga dituntut menjadi seorang yang bersikap positif. Terapkan mulai sekarang. Jangan melihat sesuatu dari segi jeleknya saja, jangan selalu mengeluh (cengeng !), jangan menarik perhatian dengan membuat orang kasihan pada diri Anda. JANGAN! Mulai berpikir dan bertindak positif. Kegagalan (yang boleh terjadi) adalah sukses yang tertunda. Setiap musibah pasti ada hikmahnya. Setiap pribadi pasti mempunyai sisi yang baik dan bermanfaat. Terapkan pikiran rasional: Bahwa yang paling berperan, paling bertanggung jawab, paling mampu untuk merubah kualitas diri, adalah diri sendiri.

Jangan lupa untuk selalu memohon berkenan, bantuan,ijin dalam mencari pengetahuan dan kebijaksanaan dari Yang Maha Berpengetahuan dan Yang Maha Bijaksana. Jangan lupa berdoa Ringkasnya, belajar harus dimulai dari kemauan untuk belajar yang timbul dalam diri. Untuk memunculkan kemauan perlu diketahui apa manfaat yang akan didapat dari hal yang dipelajari. Kemudian tambahkan semangat dan kegembiraan pikiran melalui sikap, perilaku fisik yang penuh enersi dan lingkungan yang menyenangkan. Mulailah bersikap positif, jangan takut gagal, berpikir rasional. Dan jangan lupa selalu memohon bantuan- Nya, melalui doa dan tindakan.

untitled

Tingatkan Keterampilan Belajar
Bertinju tidak cukup bila hanya berbekal semangat (apalagi bonek) tetapi sangat dibutuhkan keterampilan. Demikian juga halnya dengan belajar. Semangat, motivasi dan stamina merupakan modal dasar yang harus dilengkap dengan berbagai ketrampilan (untuk) belajar. Apa keterampilan belajar yang seharusnya dikuasai mahasiswa?

Kegiatan utama dalam belajar adalah mendengar dan membaca informasi. Untuk itu harus dipunyai ketrampilan agar mampu menjadi pendengar dan pembaca yang cerdas dan efektif. Untuk itu diperlukan: keterampilan dalam membuat catatan. Saat ini, sebagian dari anda tampak seperti membuat catatan-catatan. Bila dilihat dari hasil catatan yang anda buat, bermacam-macam model. Ada yang mencatat rapi hal-hal penting, ada yang berupaya mencacat sebanyak mungkin informasi, ada pula yang catatannya seperti coretan dan penuh gambar, dan lain-lain. Model  cacatan yang mana yang paling baik untuk anda? Andalah yang dapat menjawabnya.

Namun menurut DePorter dan Hernacki (1992) ada teknik mencatat yang efektif (bahkan dikatakan sebagai teknik mencatat tingkat tinggi ), yaitu menggunakan peta pikiran (atau beberapa referensi disebut sebagai peta kognitif, concept mapping ). Melalui peta pikiran dapat dibuat suatu catatan yang menyeluruh dalam satu halaman. Menggunakan berbagai symbol visual dan tanda-tanda lain,catatan model peta pikiran mampu meningkatkan pemahaman dan ingatan.

Peta pikiran dapat digunakan untuk mencatat apa yang kita dengar,atau mencatat hal-hal yang kit abaca. Dan sangat dianjurkan untuk menyusun ide tulisan/karangan. Di samping menggunakan model peta pikiran,ada banyak cara lain untuk melakukan catatan, seperti misalnya model Catat : TS (lihat Quantum Learning 1992: 162-166), model tulang ikan, model table, model bagan alir dan lain-lain.

Keterampilan belajar lain yang sangat diperlukan adalah : keterampilan menjadi pendengar yang cerdas. Tidak sukar untuk menjadi pendengar yang baik, asal duduk tenang, tersenyum,dan sedikit membuat catatan, kiranya telah dapat disebut pendengar yang baik. Tetapi sekedar menjadi pendengar yang baik tidaklah cukup. Anda harus menjadi pendengar yang cerdas.Ciri pendengar yang cerdas adalah (a) sikap fisiknya mengekspresikan semangat dan perhatian terhadap pembicara, (b) selama pendengar mengupayakan mengkaitkan secara bermakna informasi yang di terima dengan pengetahuan yang telah dipunyai, (c) sambil mendengarkan membuat pertanyaan-pertanyaan terhadap informasi yang didengarnya, dan (d) berupaya untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Tanya jawab,diskusi atau demontrasi bila dilakukun.

Keterampilan berikut adalah : keterampilan membaca cepat dan akurat. Banyak buku tentang teknik membaca, dan bagaimana meningkatkan kemampuan membaca. Upayakan membaca salah satu di antara buku-buku tersebut. Hal yang dapat dilakukan untuk menjadi pembaca yang efektif adalah : (a) jangan membaca kata-demi kata,bacalah kalimatnya, bacalah gaghasan-gagasannya. (b) baca lebih dulu,secara selintas isi keseluruhan buku atau bab yang akan dibaca, untuk mendapat gambaran umum tentang isi bacaan,gunakan daftar isi, atau ringkasan bila tersedia, (c) gunakan jari atau benda lain sebagai petunjuk, (d) buat catatan-catatan `selama atau pada akhir membaca- gunakan misalnya peta pikiran – dan kemudian rangkumlah isi bacaan dan gunakan pngingat tertentu.

Ketrampilan berkmunikasi, mencari dan menghimpun informasi, merupakan ketrampilan lainuntuk belajar. Ketrampilan ini merupakan gabunga dari (a). Kemampuan memakai sumber-sumberinformasi –perpustakaan, internet, dll, (b). Kemampuan berbahas a, baik bahasa Indonesia maupun bahasa asing, (c). kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan ,(d). Kerapihan dan keterrtiban dalam menulis dan menyimpan informasi.

Ketrampilan Mengingat, sangatlah penting dalam belajar. Dalam pelajaran banyakkhal yang kita ingat. Karena daya ingat kita tidak sama , berbagai cara kita gunakan untuk mengingat sesuatu. Diantarany yang paling kita kenal adalah penggunaan singkatan /akronim. Banyak cara lain untuk menumbuhkan daya ingat seperti misalnya tempat, waktu, benda dsb.

Ketrampilan bertanya, agar berhasil perlu berani bertanya . Karena dalam pelajaran pasti banyak terdapat banyak hal yang harus dpertanyakandan terlebih lagi tidak ada pertanyaan yang jelek . kemampuan untuk bertanya , memang harus di latih. Untuk itu (a). biasakan membuat 1-2 buah pertanyaan , baik dalam tulisan ataupun langsung di ungkapkan, (b).Himpunlah setiap pertanyaan dan jawaban yang pernah anda dapatdari pelajartn ynag di sampaikan, (c). Cobalah mewnjawab pertanyaan yang diajukan oleh teman –temanmu.

Tentu saja masih banyak ketrampilan belajar lain. Namun apa yang diuraikan diatas adalah ketrampilan penting yang harus di perlajaridan din gunakan sejak saat ini. Jangan malas untuk berlatih , hasilnya memang tidak segera , tetapi pasti. Ringkasnya ketrampilan belajar yang perlu di tingkatkan adalah sebagai gambar berikut ini :
untitled2

Rangkuman

untitled3

Tujuan dari materi ini adalah agar siswa dapat dapat memperoleh pengetahuan yang mampu mendorong sukses belajar. Agar menjadi KAKAP BESAR dan bukan TERI (tersia-sia dan rendah diri), kunci suksesnya gabungkan kemauaan dan ketrampilan belajar dalam setiap belajar anda.

untitled4

Pos ini dipublikasikan di Kiat-kiat Sukses di Dalam Belajar. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s