SELAMAT DATANG DI BLOG ARI PUTRI MEDIA PEMBELAJARAN

Terimakasih telah mengunjungi blog Ari Putri Media Pembelajaran, dengan mengunjungi blog ini anda akan memperoleh beragam informasi yang akan menambah wawasan dan pengetahuan anda. Semoga kiranya blog ini bermanfaat bagi anda dan kita semua sebagai media pembelajaran gratis.

Sampingan | Posted on by | Meninggalkan komentar

Apa Kata Jerawat Tentang Kesehatan Anda?

Ghiboo.com – Beberapa lokasi jerawat di tubuh bisa menandakan adanya ketidakberesan dalam tubuh.

Berikut ini beberapa panduan yang bisa membantu Anda apa yang menyebabkan jerawat di setiap lokasi, seperti dilansir dalam Body and Soul (28/1).

Dagu. Bisa mencerminkan adanya gangguan pencernaan atau sembelit. Minumlah banyak air putih, berolahraga teratur dan konsumsi makanan kaya serat untuk mengatasinya.

Dada, punggung dan bahu. Kemungkinan besar jerawat muncul karena dipicu ketidakseimbangan hormon. Carilah sumber makanan yang mengandung seng dan vitamin B6 yang membantu menyeimbangkan hormon.

Pipi. Jerawat di pipi bisa menandakan jika tubuh intoleransi terhadap makanan tertentu, seperti susu. Jadi, coba hindari susu, yogurt, krim, mentega, coklat dan makanan lain yang mengandung protein susu selama sebulan untuk melihat apakah ada perbaikan. Agar tubuh tetap mendapat asupan protein dan kalsium, carilah sumber makanan bebas susu, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, tahu, sayuran hijau, ikan sarden dan salmon.

Dipublikasi di Info Untuk Anda | Meninggalkan komentar

3 Tips Simpel Untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

DREAMERSRADIO.COM – Pori-pori yang besar pada wajah terutama bagi para perempuan dianggap dapat mengurangi kecantikan wajah. Selain itu pori-pori yang besar juga dapat membuat kulit kusam. Kulit kusam sendiri rentan menjadikan kulit wajah berminyak sehingga membuat kotoran menumpuk dan menyebabkan munculnya jerawat.

Untuk mengecilkan pori-pori di wajah agar wajah terlihat mulus, ada beberapa cara yang dapat dilakukan. Dikutip dari magforwomen, inilah 4 tips untuk mengecilkan pori-pori wajah :

Rutin melakukan scrub untuk kulit wajah

Rutin melakukan pengelupasan sel-sel kulit mati pada wajah dapat mengurangi pori-pori wajah yang besar. Pengelupasan secara teratur juga membantu mengecangkan pori-pori di wajah. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan scrub alami.

Caranya dengan menggunakan gula dan lemon. Campur satu sendok teh gula dan tiga empat tetes jus lemon. Oleskan pada wajah, tunggu hingga mengering. Kemudian gosok lembut menggosok pada wajah. Gunakan scrub alami ini secara teratur untuk mengecilkan pori-pori wajah.

Gunakan masker wajah alami

Rajin menggunakan masker wajah membantu mengurangi pori-pori besar di wajah. Masker alami yang terbuat dari putih telur dan sari cuka apel. Caranya dengan mencampur putih telur yang sebelumnya telah diletakan dalam lemari pendingin kemudian campur dengan sari cuka apel.

Gunakan sebagai masker dimalam hari. Selain membantu mengecilkan pori-pori wajah. Masker ini juga bermanfaat membuat wajah lebih halus.

Membersihkan wajah secara teratur

Membersihkan wajah dengan pembersih yang bebas minyak membantu menghilangkan pori-pori besar pada wajah. Selain itu rutin membersihkan wajah juga mencegah penumpukan kotoran pada wajah. Selain itu menggunakan susu pembersih pada wajah juga berguna untuk mengecilkan pori-pori wajah.

Itulah tiga cara mudah dan alami untuk mengecilkan pori-pori wajah. Selain itu cara tersebut juga dapat menjaga kesehatan dan bersihnya kulit wajah. Selamat mencobanya dirumah dan semoga bermanfaat ya Dreamers!

(mya)

Dipublikasi di Info Untuk Anda | Meninggalkan komentar

Tubuh Jangkung Lebih Rentan Terkena Kanker?

Ghiboo.com – Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam journal Cancer Epidemiology, Biomarkers & Prevention menemukan risiko kanker berkolerasi kuat dengan tinggi tubuh. Artinya, semakin tinggi tubuh seorang wanita, maka semakin besar risiko terkena kanker.

Analisis terhadap 244.701 data wanita berusia 50 hingga 79 tahun menunjukkan bahwa setiap kenaikan 10 cm tinggi badan, terjadi peningkatan 13 sampai 17 persen risiko kanker melanoma (kulit), payudara, ovarium (indung telur), endometrium (dinding rahim) dan usus besar.

Mereka juga memiliki risiko 23 hingga 29 persen lebih besar terkena kanker ginjal, rektum, tiroid dan leukimia (darah).

“Kesimpulannya, kanker merupakan hasil dari proses yang berkaitan dengan pertumbuhan, sehingga masuk akal jika hormon atau faktor pertumbuhan lainnya mempengaruhi risiko kanker,” jelas Geoffrey Kabat, ahli epidomiologi di Albert Einstein College of Medicine of Yeshiva University, yang dikutip dari Time (31/7).

Dipublikasi di Info Untuk Anda | Meninggalkan komentar

Saat Nyeri Haid Datang Kurangi yang Gurih Perbanyak Serat

TRIBUNNEWS.COM – Menjelang jadwal menstruasi datang, biasanya kita mulai merasa pusing, lemas, sedikit nyeri di perut bagian bawah, atau malas beraktivitas. Perempuan yang lain akan merasa tubuh jadi lemas dan cepat lelah, berat badan bertambah, berjerawat, sampai pinggang terasa pegal. Inilah tanda-tanda Anda sedang mengalami PMS, alias premenstrual syndrome.

“Yang paling sering terjadi adalah perempuan jadi mudah marah, emosi labil, dan nafsu makannya meningkat,” tutur dr Ryan Thamrin, konsultan masalah reproduksi seksual, saat acara “Shine with Charm” di STIE Perbanas, Jakarta Selatan, Selasa (4/10/2011) lalu.

Menurut Ryan, ada beberapa trik yang bisa digunakan untuk mengurangi keluhan PMS ini, khususnya dalam hal asupan makanan. Contohnya:

Mengurangi makanan gurih. Lebih baik hindari makanan yang bersifat gurih atau asin, seperti kentang goreng, kacang-kacangan, atau makanan berbumbu lainnya. Kandungan garam yang tinggi dalam tubuh akan mempercepat proses pelepasan air berlebih di dalam tubuh, sehingga tubuh cepat terasa lemas.

Menambah konsumsi serat. Serat dari sayuran dan buah-buahan bisa membantu mengurangi keluhan PMS. Pisang, misalnya, mengandung vitamin B6 yang mampu mengurangi gejala PMS seperti payudara yang menegang, retensi air, dan mood yang berubah-ubah. Sedangkan nenas, kaya akan vitamin A, B, dan C, serta mangan. Mineral ini telah terbukti mampu meningkatkan mood dan mengurangi retensi air, sehingga Anda terbebas dari problem perut kembung.

Memperbanyak minum air putih. Hindari minum terlalu banyak gula, kafein, cokelat, dan es. Kondisi dingin dalam tubuh tidak baik untuk aliran darah. Sebaiknya minum air putih hangat untuk memperlancar aliran darah.

Mengonsumsi zat besi. Saat menstruasi, kita kehilangan 12-15 mg elemen zat besi. Karena itu, saat menstruasi Anda perlu minum vitamin penambah darah. Selain dengan mengonsumsi vitamin, Anda bisa memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Beberapa jenis makanan yang mengandung zat besi adalah daging sapi, kambing, ayam, ikan, ikan tuna, telur, oatmeal, serta berbagai sayuran berwarna hijau.

Konsumsi vitamin C. Untuk memperkuat daya tahan tubuh, sebaiknya tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C. Selain jeruk, nenas, mangga, atau pepaya, sumber vitamin C ada pada strawberry, brokoli, semangka, kembang kol, kubis, dan tomat.

Dipublikasi di Info Untuk Anda | Meninggalkan komentar

Yuk, Makan Buah Salak Biar Otak ‘Encer’

Memiliki nama latin Sallaca Edulis, pohon salak merupakan tanaman yang banyak dijumpai di daerah tropis seperti di Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Yuk, Makan Salak Biar Otak ‘Encer’

Ada beragam varietas salak yang bisa kita jumpai di Indonesia, seperti salak pondoh, bali, swaru, dan condet. Salak yang sudah matang biasanya memiliki rasa yang manis, asam, dan beberapa ada yang sedikit sepat.

Meski tumbuh di daerah tropis, namun buah salak sangat diminati oleh masyarakat Eropa dan Amerika. Masyarakat eropa dan Amerika menyebut salak dengan sebutan snake fruit, karena kulitnya yang bersisik seperti seekor ular.
Kandungan Gizi Buah Salak

Selain memiliki bentuk yang unik dengan rasa manis dan asam, ternyata buah salak juga memiliki kandungan gizi yang cukup lengkap. Setiap 100 gr buah salak mengandung energi sebesar 368 kilokalori, protein 0,8 gram, karbohidrat 90,3 gram, lemak 0,4 gram, kalsium 38 miligram, fosfor 31 miligram, dan zat besi 3,9 miligram. Selain itu di dalam buah salak juga terkandung vitamin C sebesar 8,4 miligram.
Manfaat Kesehatan Buah Salak

Dengan kandungan gizi yang cukup lengkap, tidak mengherankan jika buah salak memiliki berbagai manfaat kesehatan bagi siapa saja yang mengonsumsinya. Manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi buah salak antara lain:

Meningkatkan Kinerja Otak
Penelitian juga mengungkap bahwa salak diklaim mampu meningkatkan kinerja otak karena kandungan potassium dan pektin. Potassium dimanfaatkan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang merupakan pengendali detak jantung, meningkatkan fungsi otak (mengatur kecerdasan), dan proses fisiologi penting lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dipublikasikan pada jurnal “Integrative Cancer Therapies” diketahui bahwa pektin berpotensi mencegah dan mengobati kanker prostat. Pektin bekerja dengan cara menghambat reproduksi sel kanker serta menurunkan risiko terjadinya apoptosis, yaitu sel yang memprogram kematiannya sendiri.
Menjaga Kesehatan Mata
Buah salak mengandung betakaroten yang efektif untuk menjaga dan memelihara kesehatan mata. Penelitian menyebutkan bahwa kandungan betakaroten buah salak lebih besar 5,5 kali dari buah mangga, dan 5 kali lebih besar daripada semangka.

Jika Anda bosan dengan jus wortel , membuat jus salak bisa menjadi alternatif yang tepat untuk menjaga kesehatan mata Anda.
Mencegah Sembelit
Ada mitos yang berkembang jika mengonsumsi buah salak dapat mengakibatkan susah BAB. Padahal mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Menurut F.X. Wahyurin Mitano, ahli gizi dari RSUD dr Soetomo, sebaiknya saat mengonsumsi buah salak jangan dibuang kulit arinya.

Sebab dalam kulit ari itulah terdapat kandungan serat. Kandungan serat itulah yang dapat mengurangi kemungkinan mengalami sembelit setelah mengonsumsi buah salak. Salak juga diperkaya dengan tanin, zat yang dikenal sebagai anti diare. Hal yang sama juga berlaku saat Anda mengonsumsi buah jeruk.

Saat mengonsumsi jeruk sebaiknya jangan hanya dimakan bulirnya saja, tetapi makan juga pembungkus bulir jeruknya, karena pembungkus bulir tersebut mengandung serat tinggi untuk melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.
Membantu Program Diet
Kandungan serat yang tinggi pada buah salak akan membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga bisa menghindarkan Anda untuk makan dalam porsi besar. Baik dikonsumsi bagi Anda yang menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan.

Nah, mulai sekarang jangan ragu lagi menambahkan buah salak ke dalam menu harian Anda.

Dipublikasi di Info Untuk Anda | Meninggalkan komentar

Ini Lho, Sumber Protein Terbaik bagi Vegetarian

Mencukupi kebutuhan protein terutama bagi para vegetarian memang membutuhkan perhatian khusus, mengingat sumber protein terbesar banyak didapatkan dalam makanan-makanan hewani.
sumber-protein-terbaik-bagi-vegetarian

Namun, bukan berarti kebutuhan protein para vegetarian tidak bisa didapatkan secara optimal, karena dengan pendekatan dan perencanaan pola diet yang tepat dapat memberikan asupan protein yang memadai bagi Anda para vegetarian.
Mengenal Tipe Vegetarian

Pada dasarnya ada banyak jenis atau tipe vegetarian. Namun, jika dilihat dari jenis dan jumlah produk hewani yang dapat dikonsumsi, maka tipe vegetarian ini secara luas diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu:

Lacto Vegetarian
Tidak mengonsumsi semua jenis daging (daging merah, daging unggas atau daging ikan) dan telur. Tetapi tetap mengonsumsi susu dan telur.

Lacto Ovo Vegetarian
Tidak mengonsumsi semua jenis daging tetapi masih mengonsumsi susu.

Vegan
Tidak mengonsumsi daging, telur dan susu atau produk hewani lainnya.

Pesca Vegetarian
Tidak mengonsumsi daging merah dan unggas tetapi masih mengonsumsi telur, susu dan daging ikan.

Flexitarian
Merupakan tingkatan yang banyak memberikan kelonggaran karena sesekali penganut flexitarian masih boleh mengonsumsi daging dan produk olahannya.

Frutarian
Hanya makan buah-buahan, biji-bijian dan kacang-kacangan yang kaya vitamin E dan berguna untuk kecantikan kulit dan membuat awet muda.

Raw Foodist
Mengonsumsi makanan mentah, karena proses memasak dianggap dapat merusak kandungan gizi bahan makanan.
Sumber Protein Bagi Diet Vegetarian

Makan berbagai jenis makanan seperti dibawah ini, dengan jumlah yang cukup setiap hari, akan membantu Anda memenuhi kebutuhan protein sehari-hari:

Kacang-kacangan
Anda dapat mengonsumsi kacang panjang, kacang polong, white bean, lentil, kacang merah, kacang hijau, kacang mete, kacang tanah, kenari dan almond.

Produk susu
Terdiri dari semua produk yang terbuat dari susu. Pilih susu, yoghurt dan keju yang tanpa atau rendah lemak, untuk konsumsi harian Anda. Carilah produk yang mengandung sedikit atau tanpa bahan pengawet dan aditif.

Sereal & Biji-bijian
Anda bisa konsumsi berbagai jenis tanaman serealia, seperti gandum dan produk olahannya, oat, dan sebagainya.

Ganggang (Algae)
Ganggang biru-hijau, salah satu contoh yang sudah dikenal yaitu spirulina, adalah kelompok dari 1500 jenis tumbuhan air mikroskopik. Dua jenis yang paling umum dikonsumsi oleh manusia yaitu Spirulina maxima dan Spirulina platensis.

Kedelai
Merupakan sumber tanaman yang kaya akan protein berkualitas tinggi dan diperkaya isoflavin yang mampu mencegah penyakit seperti, kanker payudara, usus besar, kanker prostat, paru – paru, kanker rahim.

Sayuran dan Buah-buahan
Sarat akan vitamin dan mineral penting untuk berbagai kebutuhan tubuh dan telah terbukti memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit dan gangguan pencernaan saat berdiet.

Meskipun sumber protein vegetarian tidak sebesar sumber protein hewani, namun dengan pengaturan diet yang tepat kebutuhan protein vegetarian dapat terpenuhi secara optimal.

Dipublikasi di Info Untuk Anda | Meninggalkan komentar

Amankah Beli Kacamata Minus dan Plus Tidak di Optik?

Oleh: Nila Kurnia Sari

Di kios-kios kecil terdapat banyak kacamata plus minus murah dengan harga jual sekitar Rp25-50 ribu. Lantaran harganya terjangkau, banyak orang memilih membeli kacamata di situ ketimbang di optik. Namun amankah bagi mata?

Dokter spesialis mata, dr. Lutfah Rif’ati, spM. mengatakan, masalah kacamata plus minus sebenarnya bukan terletak pada soal harga. Akan tetapi, apakah kacamata plus atau kacamata minus yang dipakai memberikan kenyamanan pada si pemakai atau tidak?

“Meski beli kacamata yang mahal di optik, kalau tidak nyaman dipakai bisa berakibat buruk,” jelas dr. Lutfah.

Idealnya, lanjut dr. Lutfah, yang mempengaruhi kecocokan kacamata dengan pemakai adalah ukuran kekuatan lensa serta jarak antara pupil kiri dan pupil kanan. Sementara, kebanyakan pemakai kacamata hanya memperhatikan ukuran plus dan minus lensa yang dibutuhkan. Hal inilah yang membuat kacamata minus maupun plus kurang nyaman bagi pengguna, meski mereka telah memilih ukuran lensa yang sesuai.

Menurutnya, pengguna boleh saja membeli kacamata di optik besar maupun kios-kios kecil. Hanya saja, saran dr. Lutfah, pengguna kacamata harus benar-benar mencoba dengan baik kacamata yang akan dikenakan.

“Membeli di optik tentu lebih baik. Tapi yang dijual bebas pun tidak masalah, asalkan dicoba selama beberapa menit, apakah menimbulkan pusing atau tidak,” jelas dokter yang sekarang menjadi peneliti di Kementerian Kesehatan ini.

Demi menjaga kesehatan mata, alangkah baiknya jika pengguna memeriksakan mata ke dokter atau optik yang menyediakan layanan pemeriksaan mata. Hal ini untuk mengecek apakah terjadi pergeseran akurasi lensa.

“Plus minus mata dapat berkurang dan dapat juga naik. Karena itu musti diperiksa apakah kacamata masih cocok atau harus segera diganti,” jelas dr. Lutfah. Inilah pentingnya memeriksakan mata ke dokter, sebelum membeli kacamata plus maupun minus.

Dokter Lutfah mengingatkan, kacamata yang baik adalah yang nyaman dan ringan saat dikenakan. Kacamata seharusnya tidak memberikan dampak kurang baik, seperti menimbulkan rasa pusing atau membebani pengguna.

Kacamata berbahan plastik adalah jenis yang lebih pas dikenakan lantaran ringan. Namun, kekurangan lensa berbahan plastik rentan tergores. Jadi, apabila memilih jenis ini lensa harus dirawat dengan baik. Sementara kacamata berbahan kaca (glass) memang lebih awet, namun jenis ini jelas lebih berat saat dikenakan.

Dipublikasi di Info Untuk Anda | Meninggalkan komentar